Nama: amnikhassim



EMAIL SAYA

zirwatulhanna@yahoo.com


BLOG SAYA YANG LAIN

DISKUSI HATI


   

<< July 2006 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31





Cara - cara Mencari Lirik

Taip lirik nasyid yang ingin dicari pada "Search this blog:"




rss feed










 
Monday, July 24, 2006
Try Not To Cry by Sami Yusuf and Outlandish


You, you're not aware
That we're aware
Of your despair
Don't show your tears
To your oppressor
Don't show your tears

CHORUS:
Try not to cry little one
You're not alone
I'll stand by you
Try not to cry little one
My heart is your stone
I'll throw with you

Isam:
'Ayn Jalut where David slew Goliath
This very same place that we be at
Passing through the sands of times
This land's been the victim of countless crimes
From Crusaders and Mongols
to the present aggression
Then the Franks, now even a crueller oppression
If these walls could speak,
imagine what would they say

For me in this path that I walk on
there's only one way
Bullets may kill, bones may break
Still I throw stones like David before me and I say

CHORUS

You, you're not aware
That we're aware
Of your despair
Your nightmares will end
This I promise, I promise

CHORUS

Lenny:
No llores, no pierdas la fe
La sed la calma el que haze
Agua de la arena
Y tu que te levantas con orgullo entre las piedras
Haz hecho mares de este polvo
Don't cry, don't lose faith
The one who made water come out of the sand
Is the one who quenches the thirst
And you who rise proud from between the stones
Have made oceans from this dust

Waqas:
I throw stones at my eyes
'cause for way too long they've been dry
Plus they see what they shouldn't from oppressed babies to thighs
I throw stones at my tongue
'cause it should really keep its peace
I throw stones at my feet
'cause they stray and lead to defeat
A couple of big ones at my heart
'cause the thing is freezing cold
But my nafs is still alive
and kicking unstoppable and on a roll
I throw bricks at the devil so I'll be sure to hit him
But first at the man in the mirror
so I can chase out the venom

Isam:
Hmm, a little boy shot in the head
Just another kid sent out to get some bread
Not the first murder nor the last
Again and again a repetition of the past
Since the very first day same story
Young ones, old ones, some glory
How can it be, has the whole world turned blind?
Or is it just 'cause it's only affecting my kind?!
If these walls could speak,
imagine what would they say
For me in this path that I walk on
there's only one way
Bullets may kill, bones may break
Still I throw stones like David before me and I say

CHORUS

http://bicaratimur.nuhairi.net


Posted at 04:33 pm by sinarkeimanan
Comments (5)  

 
Sunday, July 16, 2006
Minta Maaf
Kepada pelawat blog ini, jutaan kemaafan saya pohan kerana tak dapat update akibat kesibukan saya. Namun saya ingin kongsi lagu kegemaran saya sejak di KISAS hingga sekarang. Tajuk "Ghurabaa."

Sama-sama kita renungkan maknanya, bagi yang memahami. Tambahan pula saudara-saudara kita di Palestin dan Lubnan sedang teruk diserang oleh Israel Laknatullah!!

Saya dapati, lirik nasyid kontemporari tidak menyentuh isu ini, sampai bila kita mahu hati kita dibuai lagu-lagu cinta hingga kita tiada semangat lagi untuk berjuang kerana ALLAH dan kerana ISLAM.

Saudara seagamaku, bertuahlah kita di negara yang tiada peperangan, tapi renung dan berdoalah untuk saudara SEISLAM kita di sana. Mereka memerlukan kita! Mereka memerlukan DOA kita.

Kepada saudara-saudari yang membaca blog ini, saya pohon, kita sama-sama hadiahkan 1 kali Al Fatihah, 3 kali Al Ikhlas dan sebanyak-banyaknya Salawat dan hadiahkan buat mereka. Kita tidak mampu ke sana, kita tidak mampu untuk turut mengangkat senjata lantaran tanggungjawab kita di sini.

Tapi kita turut bertanggungjawab untuk mendoakan mereka, kita bertanggungjawab membantu sekadar termampu. Kita kukuhkan iman kita, cari ilmu sebanyak mungkin agar kita dan ISLAM tinggi di mata dunia.

YA ILAHI, ANTA MAQSUDI WA RIDHAKA MATHLUBI!!!
 

Posted at 07:10 pm by sinarkeimanan
Comments (1)  

 
Wednesday, April 12, 2006
Tanpa Mu : In-Team
Resah dan gelisah ku rasa
Hidup penuh pancaroba
Roda masa pantas berputar
Menduga iman di dada
Daku yang lena dan terleka
Tenggelam di lautan dunia
Kabur pandangan mataku
Pada nikmat yang menggunung
Mendustakan kurniaanMu
Tiba murkamu menghukum
Keangkuhanku kian hancur
Lantas ku jatuh dan tersungkur

TanpaMu kasih (Oh Kekasih)
Ku tak berdaya (Ku terpedaya)
Hilang punca dan arah (Pada helah dusta dunia)
Hanyut alpa di arus bergelora
Kasih (Oh Kekasih)
Daku derita (Tangisku hiba)
Lemah dalam sengsara (Dan mengalir oh air mata)
Jiwa dan tubuh kepedihan
Terseksa, terhukum
Menanggung kifarah dariMu

Telah ku lalui semalam
Jalanan kelam dan suram
Lampaui batasan insan
KeagunganMu kulupakan
Rahmat dariMu kudambakan
KeampunanMu kupohonkan

Tuhan, ku tak berdaya
Tempuh segala
Tanpa kasihMu
Hatiku ini merindu
Sinar cintaMu Yang Agung
Pasrah merayu redhaMu
Ampuni dosa-dosaku
Rahmat dariMu ku dambakan
KeampunanMu ku pohonkan

Posted at 11:49 am by sinarkeimanan
Comments (10)  

 
Friday, March 10, 2006
DOA PERPISAHAN - MIRWANA


Pertemuan kita di suatu hari
Menitikan ukhuwah yang sejati
Bersyukurku ke hadrat ilahi
Di atas jalinan yang suci

Namun kini perpisahan yang terjadi
Dugaan yang menimpa diri
Bersabarlah di atas suratan
Ku tetap pergi jua

Kan ku utuskan salam ingatanku
Dalam doa kudusku sepanjang waktu
Ya ALLAH bantulah hambaMU

Mencari hidayah daripadaMU
Dalam mendidikkan kesabaranku
YA ALLAH tabahkan hati hambaMU
Di atas perpisahan ini

Narration:
Teman, betapa pilunya hati
Menghadapi perpisahan ini
Pahit manis perjuangan
Telah kita rasa bersama
Semoga ALLAH memberkati persahabatan kita
Teruskanlah perjuangan ini

Kan ku utuskan salam ingatanku
Dalam doa kudusku sepanjang waktu
Ya ALLAH bantulah hambaMU

Senyuman yang tersirat di bibirmu
Menjadi ingatan setiap waktu
Tanda kemesraan bersimpul padu
Kenangku di dalam doamu
Semoga tuhan berkatimu




Posted at 05:18 pm by sinarkeimanan
Comments (15)  

 
Sunday, February 26, 2006
nadamurni- di pondok kecil
di pondok kecil di pantai ombak
berbuih putih beralun-alun

di suatu hari ayah berkata
jaga adik mu ayahkan pergi jauh
ku pandang wajah ayah dahinya ku cium
air mata mengalir hatiku pilu

diam-diamlah sayang jangan menangis
doakan ayah semoga diterima
diam adik ku sayang jangan menangis
andai ayah gugur doakan dia syahid

selamat berjuangan ayah tercinta
kau pergi dulu ayah ke medan juang
ku iringi doa moga berjaya
beroleh kemenangan demi agama Islam

wahai abang ku kemana ayah
ku sayang ayah ku cinta ayah 2x

duhai adik ku sayang jangan bersedih
ayah mu pergi menyambut seruan Ilahi
tapi ingatlah adik ku pesanan ayah
berjuangan dan berkorban walau dimana jua

pada Mu Tuhan aku bermohon
dosa ayah ku minta diampunkan
berilah rahmat bantulah dia
untuk menegakkan agama Islam

Posted at 10:25 am by sinarkeimanan
Comments (11)  

 
Thursday, January 26, 2006
Devotees - Tika Dinihari
TiKa DiNiHaRi

Oh Tuhanku
Tiada indah di malam yang hening
Melainkan dengan bermunajat kepadaMu
Kecuali dengan patuh kepadaMu

Oh Tuhanku
Tiada indah hidup di dunia
Melainkan berzikir dan menyebut namaMu
Tiada indah tiba di akhirat yang abadi
Kecuali dengan keampunanMu

Ya Allah Tuhanku
Yang merubah kalbu
Tetapkanlah hatiku
Moga sentiasa dalam agamaMu
Jua taat akan perintahMu

Tuhan
Usah bebankan kami
Dengan bebanan yang berat
Seperti yang pernah Kau berikan
Kepada umat terdahulu dari kami

Tuhan
Jangan pikulkan kami
Yang tidak kami terdaya
Maafkan salah kesilapan
Ampunkanlah dosa-dosa
Rahmatilah kami

Ohhh.. Ya Allah

Posted at 02:11 pm by sinarkeimanan
Comments (19)  

Devotees- MAHAR CINTA

Andainya dapat engkau mendengarkan
Suara dihati melagukan rindu
Kiranya engkau mampu mentafsirkan
Setiapkan bait kata-kata yang terucap

Pasti dirimu kan memahami
Harapan kasih yang terbina
Sekian lamanya disudut hatiku
Hanyalah untukmu

Bukanlah aku sengaja
Melindungi rasa di jiwa
Namun bimbang diri kan terleka
Hanyut dibuai angan dan mimpi indah
Hingga terabai segala cita
Sedang khayalan tak menjanjikan
Segunung kebahagiaan
Sebagai mahar hantaran

Apakah mungkin engkau mengerti
Setiap cinta yang dilafazkan
Bukanlah sekadar mainan
Tetapi sebuah janji

Andainya dapat engkau mendengarkan
Suara dihatiku melagukan rindu
Kiranya engkau bisa mentafsirkan
Setiap bait kata-kata yang terungkap

Pasti dirimu dapat melihat
Rahsia kasih yang terpendam
Sekian lama disudut hatiku
Hanyalah untukmu
Selamanya....

Posted at 02:10 pm by sinarkeimanan
Comments (9)  

In-Team - SEGENGGAM TABAH
Bertali arus dugaan tiba
Menakung sebak airmata
Namun tak pernah pun setitis
Gugur berderai di pipi
Tidak ditempah hidup sengsara
Suratan nasib yang melanda
Menongkah badai bergelora
Diredah bersendirian
Bagaikan camar pulang senja
Patah sayapnya tetap terbang jua
Sekadar secicip rezeki
Buat yang sedang rindu menanti
Segenggam tabah dipertahankan
Buat bekalan di perjalanan
Kau bebat luka yang berdarah
Kau balut hati yang calar


Telah tertulis suratan nasibmu
Derita buatmu ada hikmahnya
Terlukis senyum di bibir lesu
Tak siapa tahu hatimu
Biarpun keruh air di hulu
Mungkinkah jernih di muara
Biarpun jenuh hidup dipalu
Pasti bertemu tenangnya

Senilagu : Fadzli Far East Senikata : ITO Lara (Gurindam Entertainment) Hakcipta : Inteam Records Sdn. Bhd. Penerbit : Fadzli Far East Susunan Muzik : Firdaus Mahmud

Posted at 01:22 pm by sinarkeimanan
Comments (8)  

 
Tuesday, January 24, 2006
UNIC- Insan Bernama Kekasih
Debar hatiku membisik rindu
Ingin aku katakan kau gadis idaman
Adakah mungkin kau ku miliki
Untuk aku jadikan insan bernama kekasih

Keayuan yang tergambar lukisan nur iman
Bersulamkan keindahan santun perkataan
Bagai putih salju mendinginkan hangat perasaan
Mengusir segala resah di jiwa

Ku sampaikan salam ucapan mesra
Dan merisik khabar berita
Masihkah ada peluang
Untuk ku melafazkan cinta

Umpama rembulan jatuh ke riba
Mendengar khabaran darinya
Padaku kau memendam rasa

Pada Mu Oh Tuhan
Ku memohon keredhaan
Nur kasih yang ku damba
Kekal hingga ke syurga

Hanya satu yang ku pinta kebaikan dariNya
Moga dipeliharakan tulus cinta kita
Agar kukuh ikatan yang murni bahagia selamanya
Dengan lafaz pernikahan yang mulia

Datanglah kasihmu dalam diriku
Menghiasi ruang hatiku
Akan ku sambutnya dengan
Sujud penuh kesyukuran

Ku harap jalinan kan berpanjangan
Selagi kasih yang terbina
Kerana cinta kepadaNya

Ku sampaikan salam ucapan mesra
Dan merisik khabar berita
Masihkah ada peluang
Untuk ku melafazkan cinta

Umpama rembulan jatuh ke riba
Mendengar khabaran darinya
Padaku kau memendam rasa

Kau ku sayangi teman sejati
Dikaulah sesungguhnya
Insan bernama kekasih


Posted at 10:46 am by sinarkeimanan
Comments (37)  

 
Tuesday, December 06, 2005
Jejak Uhud - Nur Irsyad

Tempoh setiap hari perjuangan kita
Sibuk cari rezeki kejar cita-cita
Bila berkemenangan kan riang gembira
Bila berkegagalan, apa orak kita?

Uhud jadi renungan kekalahan kita
Tiada kemenangan emosi dan minda
Awas nafsu menggoda cinta pada harta
Ingkar pada perintah terjerat akhirnya

Kemenangan dalam kekalahan
Kesenangan dalam kesusahan
Ada sinaran dalam kegelapan
Penyelesaian dalam penghalangan
Kemerdekaan dalam penjajahan
Kekuatan dalam kelemahan
Sepakatan dari berpecahan
Kebangkitan dalam kesenyapan

Sentiasa di mana dugaan melanda
Punya teman setia perosak rupanya
Berlumba berkejaran dunia semata
Wujud diri di dunia tiada tujuan

Muslihat yang menjajah umat yang dihina
Khalifah kita di dunia amanah suci Nya
Kebolehan yang ada usah dipersia
Bangun terus mencuba berjuang bersama

Senikata & Lagu : Sha'aban Yahya

Posted at 02:08 pm by sinarkeimanan
Comments (1)  

Next Page